40 Ide Jualan Jajan Kekinian, Modal Kecil Untung Besar!

40 Ide Jualan Jajan Kekinian, Modal Kecil Untung Besar!
ide jualan jajan kekinian

40 Ide Jualan Jajan Kekinian, Modal Kecil Untung Besar!

Ide jualan jajan kekinian kini semakin diminati banyak orang karena tidak hanya menarik perhatian konsumen, tetapi juga bisa dijalankan dengan modal relatif kecil sambil berpotensi menghasilkan keuntungan yang cukup besar. 

Dengan mengikuti tren terbaru dan menyesuaikan dengan selera pasar, peluang untuk sukses di bisnis kuliner terbuka lebar, terutama di kalangan anak muda yang gemar mencoba makanan atau minuman baru yang unik dan kreatif.

Usaha kuliner modern biasanya menekankan inovasi, baik dari segi rasa, tampilan, maupun cara penyajian. 

Contohnya mulai dari camilan sederhana seperti roti panggang dengan topping kreatif, hingga minuman berbasis teh susu dengan tambahan topping unik yang tengah digemari. 

Ide-ide semacam ini cenderung mudah menarik perhatian konsumen karena berbeda dan Instagramable.

Pemanfaatan media sosial juga menjadi kunci untuk memperluas jangkauan produk Anda. Dengan konten yang menarik dan strategi promosi yang tepat, bisnis makanan kekinian bisa dikenal oleh audiens yang lebih luas, bahkan tanpa biaya iklan yang besar.

Artikel berikut akan mengulas 40 ide jualan jajan kekinian yang tengah tren dan bisa dijadikan inspirasi bagi Anda yang ingin memulai usaha kuliner, baik untuk usaha rumahan maupun bisnis skala lebih besar!

Ide Jualan Jajan Kekinian

Sedang mencari inspirasi untuk memulai usaha kuliner? Tren makanan modern selalu mampu menarik perhatian, khususnya bagi anak muda dan para pecinta kuliner yang senang mencoba hal-hal baru. 

Dengan modal yang relatif terjangkau, Anda dapat menghadirkan produk yang unik, menarik, dan berpotensi memberikan keuntungan signifikan. 

Berikut beberapa ide jualan jajan kekinian yang layak dicoba untuk memulai bisnis Anda!

Berikut adalah beberapa ide camilan dan makanan ringan yang sedang tren dan potensial untuk dijadikan peluang bisnis:

1. Roti Bawang Ala Korea
Roti ini memiliki tekstur lembut dengan isian krim keju yang kaya, kemudian dilapisi mentega bawang putih gurih. Penampilan dan rasanya yang unik membuat banyak anak muda menyukainya.

  • Kelebihan: Membutuhkan modal terjangkau dengan bahan dasar roti, bawang putih, mentega, dan krim keju.
  • Peluang: Sangat populer di kalangan konsumen muda dan mudah dipromosikan melalui media sosial.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk bahan baku dan kemasan.

2. Dessert Box
Makanan penutup berlapis dalam kotak transparan ini biasanya berisi brownies, mousse, dan saus cokelat. Praktis untuk dibawa dan cocok untuk berbagai acara.

  • Kelebihan: Bisa dikreasikan dengan berbagai rasa, seperti tiramisu, red velvet, atau matcha.
  • Peluang: Menyasar pasar luas, dari pelajar hingga pekerja kantoran yang mencari camilan manis.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk bahan baku seperti cokelat, whipped cream, dan kemasan.

3. Croffle (Croissant Waffle)
Croffle menggabungkan tekstur renyah waffle dan kelembutan croissant. Bisa disajikan dengan topping manis seperti madu atau gurih seperti keju.

  • Kelebihan: Tren internasional yang terus diminati, terutama di kota besar.
  • Peluang: Modal relatif rendah dan peralatan sederhana seperti waffle maker cukup memadai.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp500.000, termasuk croissant beku dan bahan topping.

4. Roti Panggang Kekinian
Roti panggang dengan isian mozzarella, telur, atau ham merupakan camilan praktis yang disukai untuk sarapan maupun cemilan cepat.

  • Kelebihan: Bahan baku mudah diperoleh, dan variasi isian dapat disesuaikan dengan selera pelanggan.
  • Peluang: Cocok dijual di lokasi ramai, seperti dekat kampus, kantor, atau pusat keramaian.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk bahan baku roti, isian, dan mentega.

5. Dimsum Rumahan
Dimsum dengan varian ayam, udang, atau jamur adalah pilihan makanan ringan yang sehat dan lezat. Bisa dijual secara online maupun offline.

  • Kelebihan: Dapat dibuat di rumah dengan bahan sederhana.
  • Peluang: Banyak diminati untuk acara keluarga, arisan, atau pesta kecil.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk tepung, ayam cincang, kulit dimsum, dan bahan tambahan lainnya.

6. Tanghulu
Tanghulu adalah camilan manis khas Tiongkok berupa buah segar, seperti stroberi, anggur, atau jeruk, yang dilapisi gula karamel hingga mengeras.

  • Kelebihan: Memiliki daya tarik visual tinggi, cocok dijual di area ramai atau acara khusus.
  • Peluang: Sangat populer sebagai camilan Instagramable, terutama di kalangan anak muda.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk buah segar, gula, tusuk sate, dan peralatan sederhana seperti panci untuk karamel.

7. Berbagai Jenis Sushi
Sushi, makanan khas Jepang, kini digemari masyarakat Indonesia. Anda dapat membuat sushi roll, nigiri, hingga sushi fusion dengan bahan lokal.

  • Kelebihan: Bisa dikreasikan dengan bahan lokal seperti ikan segar, ayam teriyaki, atau sayuran.
  • Peluang: Cocok dijual di pasar perkotaan melalui gerai kecil atau layanan pesan antar.
  • Estimasi Modal Awal: Sekitar Rp500.000 untuk bahan nasi, rumput laut, dan berbagai isian sushi.

8. Sate Taichan
Sate Taichan adalah variasi sate ayam yang disajikan tanpa bumbu kacang, hanya dengan sambal segar yang pedas dan rasa ayam yang gurih.

  • Kelebihan: Penyajiannya sederhana tetapi memiliki cita rasa khas yang unik.
  • Peluang: Sangat diminati oleh penggemar makanan pedas dan cocok dijual di food court atau pusat keramaian.
  • Modal Awal: Sekitar Rp350.000 untuk daging ayam, tusuk sate, dan bahan sambal.

9. Martabak Mini
Martabak mini merupakan versi kecil dari martabak manis, lebih praktis dan ekonomis, dengan berbagai topping seperti cokelat, keju, kacang, atau green tea.

  • Kelebihan: Porsinya kecil dan mudah dinikmati, ideal untuk berbagai acara.
  • Peluang: Cocok dijual di pasar malam, acara sekolah, atau event lokal.
  • Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk bahan seperti tepung, susu, dan topping.

10. Ayam Geprek
Ayam geprek adalah ayam goreng renyah yang dihancurkan dan dicampur dengan sambal pedas. Menu ini sangat populer sebagai santapan makan siang atau camilan pedas.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dengan variasi sambal yang bisa disesuaikan selera.
  • Peluang: Target pasar luas, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.
  • Modal Awal: Sekitar Rp500.000 untuk ayam, tepung, dan bahan sambal.

11. Burger Rice
Burger rice adalah inovasi makanan yang mengganti roti burger dengan nasi yang dipadatkan, diisi dengan daging, sayuran, dan saus. Menu ini cocok bagi konsumen Indonesia yang menyukai sajian mengenyangkan.

  • Kelebihan: Perpaduan kreatif antara cita rasa Barat dan Asia.
  • Peluang: Menarik bagi konsumen yang mencari menu baru dan mengenyangkan.
  • Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk nasi, daging, sayuran, dan bumbu pelengkap.

12. Telur Gulung
Telur gulung merupakan camilan tradisional yang kini dikreasikan dengan tambahan keju, sosis, atau saus spesial. Rasanya gurih dan populer sebagai jajanan anak-anak.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dengan alat sederhana, meski memerlukan teknik menggulung yang tepat.
  • Peluang: Cocok dijual di sekolah, komplek perumahan, atau pasar malam.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk telur, minyak goreng, dan tusuk sate.

13. Cimol Kering
Cimol kering adalah camilan berbahan dasar tepung tapioka yang digoreng hingga renyah, dilengkapi bumbu tabur seperti keju atau barbeque.

  • Kelebihan: Bahan mudah ditemukan dan murah, proses pembuatan sederhana.
  • Peluang: Cocok dijual di pasar malam, sekolah, atau melalui platform online.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk tepung tapioka, minyak goreng, dan bumbu tabur.

14. Roti Sobek Kekinian
Roti sobek adalah roti lembut berukuran besar yang bisa diberi berbagai macam isian, seperti cokelat, keju, atau matcha. Menu ini praktis dan disukai berbagai kalangan.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dan dapat divariasikan sesuai selera.
  • Peluang: Cocok sebagai camilan keluarga atau bekal praktis.
  • Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk bahan tepung, isian, dan mentega.

15. Risol Mayo
Risol mayo berisi sosis, telur rebus, dan saus mayones, dibungkus kulit risol dan digoreng hingga renyah. Rasanya gurih dan creamy, cocok untuk semua kalangan.

  • Kelebihan: Bahan mudah ditemukan dan proses pembuatannya sederhana, ideal untuk pemula.
  • Peluang: Bisa dijual di acara sekolah, keluarga, atau via media sosial dengan sistem pre-order.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk bahan dasar dan kemasan.

Berikut parafrase lengkap dari daftar camilan kekinian nomor 16–25, tetap menjaga penjelasan detail tanpa plagiarisme:

16. Crepes Mini
Crepes mini adalah camilan tipis yang bisa diisi dengan berbagai pilihan rasa manis maupun gurih, seperti cokelat, stroberi, atau keju. Ukurannya yang kecil membuatnya mudah dinikmati dan menarik perhatian konsumen.

  • Kelebihan: Bisa divariasikan dengan banyak jenis isian sesuai selera.
  • Peluang: Ideal dijual saat ada bazar, pameran, atau event kuliner.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk bahan dasar tepung dan topping.

17. Bakso Goreng
Bakso goreng adalah inovasi dari bakso tradisional dengan tekstur renyah di luar namun tetap lembut di dalam. Rasanya gurih dan enak dipadukan dengan sambal atau saus favorit.

  • Kelebihan: Bahan baku mudah diperoleh dan cara pembuatannya sederhana.
  • Peluang: Cocok dijual di sekitar sekolah, pasar, atau area ramai lainnya.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk daging ayam, tepung, dan bumbu.

18. Es Krim Roll
Es krim roll adalah es krim berbentuk gulungan yang dibuat langsung di atas piring dingin, dengan topping bisa dipilih sesuai keinginan konsumen.

  • Kelebihan: Penyajiannya unik dan menarik minat pembeli.
  • Peluang: Bisa dijual di perumahan, pusat perbelanjaan, atau area kuliner urban.
  • Modal Awal: Sekitar Rp600.000 untuk alat dan bahan seperti susu, krim, dan topping.

19. Cilok Mozarella
Cilok kini hadir dengan isian keju mozzarella, menghasilkan perpaduan cita rasa tradisional dan modern yang menarik.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dan memberikan inovasi baru pada jajanan tradisional.
  • Peluang: Cocok dijual di pasar lokal, pinggir jalan, atau dekat sekolah.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk tepung, keju mozzarella, dan bumbu pelengkap.

20. Tahu Krispi
Tahu krispi adalah tahu goreng yang dibalut adonan tepung berbumbu, sehingga menghasilkan tekstur renyah. Cocok sebagai camilan atau pelengkap makanan.

  • Kelebihan: Bahan murah dan proses pembuatan mudah.
  • Peluang: Populer di berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk tahu, tepung, dan bumbu.

21. Potato Cheese Ball
Potato cheese ball adalah camilan berbahan dasar kentang yang diisi keju leleh, digoreng hingga renyah. Rasanya gurih dan cocok untuk semua umur.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dengan bahan sederhana dan bisa divariasikan dengan rasa lain.
  • Peluang: Bisa dijual di pasar malam, sekolah, atau melalui platform online.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk kentang, keju, dan tepung roti.

22. Churros
Churros adalah camilan manis asal Spanyol yang populer di Indonesia, biasanya disajikan dengan taburan gula atau saus cokelat.

  • Kelebihan: Camilan unik dengan modal bahan murah.
  • Peluang: Menarik bagi anak muda dan cocok dijual di bazar atau acara khusus.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk tepung, telur, dan bahan tambahan seperti cokelat.

23. Keripik Singkong Aneka Rasa
Keripik singkong dengan berbagai rasa, seperti balado, keju, atau barbeque, tetap menjadi camilan favorit banyak orang.

  • Kelebihan: Daya tahan lama dan biaya produksi rendah.
  • Peluang: Cocok dijual di toko kelontong, pasar, atau online.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk singkong, minyak, dan bumbu perasa.

24. Korean Corn Dog
Korean corn dog adalah sosis atau keju yang dilapisi adonan tepung, digoreng, dan ditaburi gula atau keju parut. Sangat populer di kalangan anak muda.

  • Kelebihan: Mudah menarik perhatian dengan berbagai topping kreatif.
  • Peluang: Ideal dijual di dekat sekolah, kampus, atau area keramaian.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk bahan sosis, tepung, dan keju.

25. Cireng Rujak
Cireng rujak adalah camilan khas Indonesia berbahan dasar tepung tapioka, digoreng renyah, dan disajikan dengan bumbu rujak pedas-manis. Teksturnya kenyal dengan rasa segar dari bumbu rujak.

  • Kelebihan: Bahan baku mudah diperoleh dan murah, seperti tepung tapioka, cabai, dan gula merah.
  • Peluang: Cocok dijual di warung, bazar, atau melalui media sosial, diminati berbagai kalangan.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk tepung, bumbu, dan minyak goreng.

Berikut versi parafrase lengkap untuk camilan nomor 26–35, tetap menjaga detail tanpa plagiarisme:

26. Salad Buah
Salad buah merupakan hidangan segar yang terdiri dari potongan buah beraneka ragam, biasanya disajikan dengan saus kental seperti yoghurt atau mayones.

  • Kelebihan: Cocok bagi konsumen yang mengutamakan makanan sehat.
  • Peluang: Banyak diminati sebagai camilan segar dan sehat di berbagai acara.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk buah segar dan bahan saus.

27. Seblak
Seblak adalah makanan tradisional Indonesia berbahan dasar kerupuk basah, dicampur kuah pedas, sayuran, dan topping seperti bakso atau sosis.

  • Kelebihan: Memiliki rasa khas yang mudah diterima lidah lokal.
  • Peluang: Banyak dicari oleh konsumen muda karena tren rasa pedas.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk kerupuk, bumbu, dan topping.

28. Pangsit Tulang Rangu
Pangsit tulang rangu memadukan renyahnya kulit pangsit dengan gurihnya tulang ayam yang empuk. Pangsit diisi campuran daging ayam dan tulang yang digoreng hingga renyah.

  • Kelebihan: Bahan sederhana seperti kulit pangsit dan tulang ayam mudah diperoleh.
  • Peluang: Cocok dijual di warung camilan atau melalui layanan pesan antar makanan.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk kulit pangsit, ayam, tulang, dan bumbu pelengkap.

29. Takoyaki
Takoyaki adalah bola-bola kecil khas Jepang berisi potongan gurita, disajikan dengan saus khas dan taburan bonito flakes.

  • Kelebihan: Memiliki rasa unik yang disukai banyak orang.
  • Peluang: Ideal dijual di bazar, pasar malam, atau acara kuliner.
  • Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk tepung, saus, dan gurita.

30. Brownies Kukus
Brownies kukus adalah kue cokelat dengan tekstur lembut khas, bisa dikreasikan dengan topping seperti keju, almond, atau cokelat leleh.

  • Kelebihan: Mudah dibuat dan bahan baku terjangkau.
  • Peluang: Cocok untuk pasar camilan rumahan atau pesanan khusus.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk tepung, cokelat, dan topping.

31. Mie Lidi Pedas
Mie lidi adalah camilan berbentuk stik panjang yang diberi bumbu pedas atau rasa lainnya, memiliki daya tarik nostalgia.

  • Kelebihan: Bahan murah dan daya tahan lama.
  • Peluang: Cocok dipasarkan secara online atau melalui toko kelontong.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk mie lidi, minyak, dan bumbu.

32. Jasuke (Jagung Susu Keju)
Jasuke terbuat dari jagung manis yang ditambahkan susu kental manis dan keju parut, menghasilkan rasa manis dan gurih.

  • Kelebihan: Pembuatan sederhana, bahan murah, dan jagung mudah didapat.
  • Peluang: Diminati di bazar, pinggir jalan, atau dekat sekolah. Topping tambahan seperti cokelat atau meses bisa menambah daya tarik.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk jagung manis, susu, dan keju.

33. Cinnamon Rolls
Cinnamon rolls adalah roti gulung lembut dengan isian gula kayu manis dan lapisan saus glaze, memiliki aroma khas yang menggugah selera.

  • Kelebihan: Bahan sederhana seperti tepung, mentega, kayu manis, dan gula mudah diperoleh. Topping tambahan seperti cream cheese atau cokelat dapat meningkatkan nilai jual.
  • Peluang: Cocok dijual di kafe kecil, toko online, atau sebagai pesanan acara tertentu.
  • Modal Awal: Sekitar Rp350.000 untuk bahan dasar dan kemasan.

34. Tteokbokki
Tteokbokki adalah makanan Korea dari kue beras (tteok) yang dimasak dengan saus pedas manis berbasis gochujang. Rasanya gurih dan pedas manis, digemari pencinta kuliner Korea.

  • Kelebihan: Populer di kalangan anak muda, bisa dikreasikan dengan tambahan keju, telur rebus, atau sosis.
  • Peluang: Cocok dijual online atau di food court dengan target penggemar makanan Korea.
  • Modal Awal: Sekitar Rp350.000 untuk bahan tteok, gochujang, dan pelengkap lainnya.

35. Smoothies Bowl
Smoothies bowl adalah minuman sehat yang dibuat dari buah-buahan yang diblender hingga kental, disajikan dalam mangkuk dengan topping seperti granola, biji chia, potongan buah, atau kacang.

  • Kelebihan: Pembuatan mudah, bahan fleksibel, dapat disesuaikan selera konsumen.
  • Peluang: Bisa dijual di kafe, pusat kebugaran, atau dipasarkan online sebagai menu sehat.
  • Modal Awal: Sekitar Rp400.000 untuk blender, buah segar, dan topping.

6. Spring Roll
Spring roll merupakan makanan ringan berisi kombinasi sayuran segar, daging, atau udang yang dibungkus dengan kulit lumpia tipis, biasanya disajikan mentah dengan saus cocolan.

  • Keunggulan: Bahan mudah didapat dan dapat divariasikan sesuai selera pasar, baik versi sehat dengan sayuran atau versi gurih dengan daging.
  • Peluang: Sangat cocok dijual di bazar, pasar malam, atau melalui layanan pesan antar makanan.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk kulit lumpia, isian seperti wortel, kol, udang, dan saus.

37. Mochi Ice Cream
Mochi ice cream adalah es krim yang dibalut dengan lapisan mochi kenyal, menghasilkan perpaduan rasa dan tekstur yang unik.

  • Keunggulan: Inovasi menarik yang mampu memikat konsumen.
  • Peluang: Cocok dijual di mall, area perkantoran, atau sebagai jajanan sekolah.
  • Modal Awal: Sekitar Rp500.000 untuk mochi, es krim, dan pewarna makanan.

38. Lumpia Basah
Lumpia basah khas Indonesia berisi sayuran, tahu, dan telur, disajikan dengan kulit lumpia basah, dengan cita rasa gurih dan pedas sesuai selera.

  • Keunggulan: Bahan murah dan mudah diperoleh, proses pembuatannya cepat.
  • Peluang: Cocok dijual di pinggir jalan, pasar tradisional, atau bazar.
  • Modal Awal: Sekitar Rp250.000 untuk kulit lumpia, sayuran, dan bumbu pelengkap.

39. Pisang Madu
Pisang madu dibuat dari pisang goreng yang dilapisi karamel madu, sehingga renyah di luar dan lembut di dalam, dengan rasa manis alami.

  • Keunggulan: Proses pembuatan sederhana, hanya menggunakan pisang, madu, dan sedikit mentega.
  • Peluang: Ideal dijual di pasar tradisional, acara bazar, atau secara online.
  • Modal Awal: Sekitar Rp200.000 untuk pisang, madu, dan mentega.

40. Donat Kentang
Donat kentang memiliki tekstur lebih lembut dibanding donat biasa, bisa diberi berbagai topping seperti gula halus, cokelat, atau keju.

  • Keunggulan: Mudah dibuat dan bahan baku terjangkau.
  • Peluang: Cocok untuk pasar anak-anak dan konsumen umum.
  • Modal Awal: Sekitar Rp300.000 untuk kentang, tepung, dan topping.
  • Sebagai penutup, dengan perencanaan yang tepat dan kreativitas tanpa batas, kamu bisa memanfaatkan ide jualan jajan kekinian untuk membangun usaha menarik yang diminati banyak orang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index