Pramono Pastikan HUT Ke-500 Jakarta Lebih Meriah dan Ada Gratisan

Pramono Pastikan HUT Ke-500 Jakarta Lebih Meriah dan Ada Gratisan
Gubernur Pramono: Transportasi dan Wisata Jakarta Gratis 5 Hari di 2027 [FOTO: NET].

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan kepastian bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Jakarta pada tahun 2027 mendatang bakal digelar dengan jauh lebih semarak. Pada perayaan ulang tahun Jakarta yang memasuki usia lima abad tersebut, fasilitas transportasi publik serta rentetan tempat wisata di Jakarta akan dibebaskan dari biaya selama lima hari berturut-turut, di mana fasilitas ini berlaku untuk seluruh warga negara Indonesia.

Pernyataan itu diutarakan Pramono sewaktu menghadiri pergelaran penganugerahan Color of Jakarta Competition yang bertempat di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/7/2026).

“Terakhir, tahun depan Jakarta itu 500 tahun. Tentunya kami sejak awal merencanakan untuk Jakarta lebih colorful lagi,” kata Pramono, Selasa.

Pramono menguraikan bahwa langkah tersebut diputuskan usai mencermati tingginya animo warga ketika Pemprov DKI membebaskan biaya bermacam layanan transportasi serta lokasi wisata sepanjang tiga hari pada momen perayaan HUT Jakarta ke-499 beberapa waktu yang lalu.

Menurut pandangan dirinya, kebijakan pembebasan biaya transportasi dan destinasi wisata selama tiga hari itu terbukti efektif mendongkrak volume kunjungan warga menuju bermacam lokasi wisata di area ibu kota.

“Apa yang terjadi? Orang datang ke Jakarta naik luar biasa. Orang datang ke tempat-tempat wisata Jakarta mulai dari Ragunan, Ancol, Monas, museum, GOR-GOR, semuanya memecahkan rekor,” ujarnya.

Pramono memberikan catatan bahwa Taman Margasatwa Ragunan membukukan angka kisaran 135.500 pelancong pada tanggal 28 Juni 2026. Akumulasi tersebut berhasil memecahkan rekor jumlah kunjungan harian semenjak spot wisata satwa itu mulai dioperasikan sampai malam hari.

Pada sisi lain, volume pelancong di kawasan Ancol turut melonjak secara signifikan. Bila pada kondisi normal angka kunjungan tertinggi pada momen libur tahun baru ataupun hari raya Lebaran berkisar di angka 35.000 orang, pada momen tersebut melonjak hingga menyentuh kisaran 80.000 pengunjung.

Menurut penjelasan Pramono, walaupun tiket masuk digratiskan, regulasi tersebut nyatanya malah mendongkrak perputaran transaksi ekonomi di dalam area wisata.

“Masuknya juga gratis. Tetapi transaksi memberikan keuntungan bagi Ancol lebih tinggi daripada enggak digratiskan. Kenapa? Karena 80.000 orang ini datang ke Ancol, belanja makanan dan berbagai kebutuhan di dalam kawasan sehingga bayar pajaknya juga mengalami kenaikan,” kata dia.

Belajar dari capaian positif tersebut, pihak Pemprov DKI menetapkan keputusan untuk menambah durasi program cuma-cuma tersebut menjadi lima hari pada momen pesta HUT ke-500 Jakarta tahun depan.

“Untuk tahun depan kami sudah memutuskan lima hari kami gratiskan bagi seluruh penduduk di Indonesia,” ujar Pramono.

Ia menjabarkan, warga nantinya dapat memakai fasilitas moda transportasi umum secara cuma-cuma, dibarengi dengan agenda mengunjungi bermacam destinasi wisata yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, semisal Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), deretan museum, hingga gelanggang olahraga (GOR), tanpa perlu membayar tiket masuk.

Pramono pun memberikan ajakan kepada masyarakat luas dari bermacam wilayah untuk mengambil kesempatan dari momentum ini guna berlibur ke Jakarta.

“Daripada liburan jauh-jauh ke luar negeri atau ke mana saja, datang saja ke Jakarta. Transportasinya gratis, ke Ancol, Ragunan, Monas, museum-museum, GOR-GOR gratis, tapi bawa duit jangan lupa,” ujar Pramono.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index