JAKARTA — PT Bayan Resources Tbk (BYAN), emiten batu bara milik taipan Low Tuck Kwong, resmi memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar US$500 juta atau setara US$0,015 per saham.
Keputusan ini telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 10 Juni 2026.
Pembagian dividen ini dilakukan di tengah penurunan kinerja keuangan perseroan sepanjang tahun 2025.
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$767,91 juta, atau terkoreksi 16,77% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai US$922,64 juta.
Penurunan laba ini dipicu oleh melemahnya harga jual rata-rata (average selling price/ASP) batu bara yang turun menjadi US$48,4 per ton dari sebelumnya US$61,3 per ton.
Meski demikian, pendapatan perseroan tetap terjaga dengan penurunan tipis menjadi US$3,42 miliar, terbantu oleh kenaikan volume penjualan yang melonjak 25,97% menjadi 70,8 juta ton.
Bagi investor yang berminat, berikut adalah jadwal penting pembagian dividen BYAN:
Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 19 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 22 Juni 2026
Cum Dividen Pasar Tunai: 23 Juni 2026
Ex Dividen Pasar Tunai: 24 Juni 2026
Recording Date: 23 Juni 2026
Tanggal Pembayaran: 8 Juli 2026
Pembayaran dividen untuk investor domestik akan dilakukan dalam mata uang rupiah menggunakan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal recording date.
Hingga akhir tahun 2025, Bayan Resources mencatatkan posisi keuangan yang kuat dengan total aset US$3,37 miliar dan ekuitas sebesar US$2,69 miliar.