Dukung Swasembada Pangan, Lima Bendungan Baru Resmi Beroperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 13:33:01 WIB
Lima Bendungan Senilai Rp9,79 Triliun Resmi Beroprasei [FOTO: NET].

JAKARTA — Pemerintah secara resmi mengoperasikan lima bendungan strategis yang tersebar dari Bali hingga NTB, menyusul selesainya pembangunan proyek dengan total nilai investasi sebesar Rp9,79 triliun. 

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa operasional kelima infrastruktur tersebut akan dibarengi dengan optimalisasi jaringan irigasi dari hulu hingga hilir, sebagai landasan percepatan program swasembada pangan nasional.

"Menteri Pertanian melaporkan kepada saya bahwa dengan teknologi dan benih terbaik, lima bendungan ini akan mampu menghasilkan sekitar satu juta ton beras," kata Prabowo dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2026).

Kelima infrastruktur air yang kini beroperasi meliputi Bendungan Rukoh dan Bendungan Keureuto di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Bali, serta Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat. 

Secara total, kelima bendungan yang dibangun selama periode 2015–2025 ini diproyeksikan mampu melayani irigasi seluas kurang lebih 39.540 hektare.

Potensi luas daerah irigasi tersebut akan didukung oleh jaringan irigasi sepanjang 279,98 kilometer. Saat ini, jaringan yang sudah aktif baru melayani 15.241 hektare lahan pertanian.

 Guna mengoptimalkan potensi tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum tengah mempercepat pembangunan jaringan tambahan untuk melayani sisa 24.299 hektare lahan secara bertahap.

Khusus Bendungan Meninting di Lombok Barat dengan kapasitas 10 juta meter kubik, kehadirannya terbukti efektif meredam konflik antarpetani terkait perebutan air. Infrastruktur ini juga mengubah pola tanam tadah hujan menjadi tiga kali musim tanam setahun.

"Alhamdulillah, dengan adanya bendungan ini yang mampu menampung sampai dengan 10 juta meter kubik, dapat dimanfaatkan sepanjang tahun. Dan sawah yang tadinya bergantung pada tadah hujan menjadi sawah yang kami bisa airi dari bendungan seluas 1.600 hektare dengan jaringan irigasi kurang lebih 26 km," tandas Dody.

Terkini