BNI Luncurkan Logo HUT Ke-80, Simbol 8 Dekade Mengabdi

Minggu, 05 Juli 2026 | 14:54:31 WIB
BNI Perkenalkan Logo HUT Ke-80, Usung Semangat Pengabdian [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 sebagai cerminan perjalanan panjang perseroan di dalam melayani publik tanah air. Logo itu mengusung semangat dedikasi, kolaborasi, serta komitmen BNI guna terus ada mendampingi keperluan finansial publik dari berbagai generasi.

Menginjak usia delapan dekade di tahun 2026, BNI menegaskan eksistensinya selaku bank nasional pertama kepunyaan negara yang ikut tumbuh beriringan dengan sejarah bangsa. 

Sepanjang 80 tahun, BNI tidak sekadar menghadirkan fasilitas keuangan, melainkan juga memosisikan diri sebagai mitra publik dalam beraneka tahap kehidupan, mulai dari aktivitas menabung, merintis usaha, membesarkan bisnis, sampai mewujudkan sasaran finansial.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengutarakan, perayaan HUT Ke-80 menjadi sebuah fase bagi perseroan guna merenungkan kembali perjalanan panjang pengabdian kepada tanah air sekaligus memperkokoh komitmen di dalam menghadirkan fasilitas yang relevan bagi keperluan masyarakat.

"Usia 80 tahun bukan sekadar pencapaian, melainkan amanah untuk terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Melalui logo HUT Ke-80, kami ingin menghadirkan interpretasi yang lebih humanis mengenai bagaimana nilai pengabdian BNI hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia," ujar Putrama dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (5/7/2026).

Putrama menambahkan, rekam jejak BNI tidak bisa dilepaskan dari histori awal pendiriannya pada 5 Juli 1946. Kala itu, Indonesia tengah menyusun fondasi roda pemerintahan serta kedaulatan ekonomi usai kemerdekaan. 

R. Margono Djojohadikusumo pada waktu itu menginisiasi pendirian bank kepunyaan bangsa sendiri sebagai bagian dari langkah memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

"BNI lahir dari semangat perjuangan dan keyakinan bahwa bangsa ini membutuhkan bank sendiri. Sejak awal, BNI tidak hanya hadir untuk menjalankan fungsi perbankan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menyusun harga diri ekonomi Indonesia," kata Putrama.

Selaku bank pertama milik Republik Indonesia, BNI ikut ambil bagian didalam pendistribusian Oeang Republik Indonesia (ORI) yang menjadi simbol dari kedaulatan ekonomi bangsa.

 Sejak masa tersebut, BNI terus bertumbuh menyelaraskan perjalanan Indonesia dengan konsisten mengusung semangat dedikasi pada tiap-tiap pelayanannya.

Makna logo HUT Ke-80 BNI Nilai-nilai tersebut selanjutnya dituangkan ke dalam identitas visual HUT Ke-80. BNI memaknai angka 80 bukan semata-mata tanda umur, melainkan simbol representasi perjalanan panjang serta komitmen pelayanan yang dijalankan secara konsisten sepanjang delapan dekade.

Angka 8 dijadikan komponen utama lantaran mempunyai kemiripan dengan tanda tak terhingga (infinity) apabila dipandang secara horizontal. Wujud itu melambangkan semangat pelayanan yang senantiasa melaju tanpa henti. 

Di sisi lain, angka 0 yang merepresentasikan keutuhan serta kesinambungan menggambarkan ruang pelayanan yang senantiasa terbuka luas untuk menjawab keperluan publik. 

Kombinasi kedua angka ini mempertegas usia 80 tahun selaku tonggak krusial rekam jejak BNI sekaligus awal mula bagi kelanjutan pelayanan yang lebih luas serta berkesinambungan.

Nilai pengabdian juga tecermin lewat unsur visual berbentuk jalur yang mengalir serta bergerak dinamis. Unsur itu merepresentasikan semboyan dari BNI, yakni “Swadharma Bhakti Nagara”, yang memiliki makna berbakti dan melayani negeri lewat karya serta pelayanan terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Selain memvisualisasikan nilai pelayanan, logo HUT Ke-80 pun menggambarkan kolaborasi yang berkesinambungan di antara BNI, nasabah, mitra usaha, serta beragam pemangku kepentingan.

 Relasi tersebut menjadi fondasi utama dalam menstimulasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Dari segi visual, perpaduan gradasi warna kuning-oranye pada logo menggambarkan energi, rasa optimisme, serta kehangatan yang mendampingi pelayanan BNI.

 Sementara itu, opsi warna biru toska merepresentasikan aspek kepercayaan, stabilitas, serta profesionalisme selaku basis relasi jangka panjang bersama nasabah.

Logo HUT Ke-80 ini bakal dijadikan identitas visual primer dalam beraneka agenda komunikasi, promosi, publikasi, serta aktivasi BNI bersama dengan para mitra.

"Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat pesan bahwa selama delapan dekade, BNI tidak hanya tumbuh sebagai institusi perbankan, tetapi juga terus menghidupkan nilai pengabdian melalui semangat Melayani Sepenuh Hati untuk kemajuan masyarakat, perekonomian, dan Indonesia," ujar Putrama.

Lewat momentum HUT Ke-80 ini, BNI mempertegas komitmennya guna terus mengimplementasikan Swadharma Bhakti Nagara dengan menyajikan solusi keuangan yang relevan, inklusif, serta berkelanjutan bagi publik Indonesia.

Terkini