Kembangkan Wisata Halal, 15 Provinsi Jadi Destinasi Ramah Muslim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:16:32 WIB
Indonesia Peringkat 2 Destinasi Ramah Muslim, 15 Provinsi Dikembangkan [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Pariwisata tengah mempersiapkan pengembangan 15 provinsi sebagai destinasi wisata ramah Muslim untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar wisata halal global. 

Widiyanti menyatakan bahwa pemerintah secara berkelanjutan mendorong diversifikasi produk wisata ramah Muslim guna memenuhi kebutuhan serta preferensi wisatawan Muslim dari berbagai negara.

"Produk wisata ramah Muslim Indonesia juga terus didiversifikasi, mulai dari wisata religi, kuliner halal, hingga wellness berbasis nilai spiritual," kata Widiyanti, dilansir dari laman Antara pada Kamis (2/6/2026).

Potensi di 15 provinsi tersebut dikembangkan dengan merujuk pada Indonesia Muslim Travel Index (IMTI), yang disusun berdasarkan standar Global Muslim Travel Index (GMTI). 

Daftar provinsi tersebut meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, serta Daerah Istimewa Yogyakarta.

Guna mendorong pengembangan destinasi di daerah tersebut, Kementerian Pariwisata memasukkan berbagai agenda yang menarik bagi wisatawan Muslim ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN). Beberapa kegiatan yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan Muslim antara lain Aceh Ramadhan Festival, Aceh Culinary Festival, Muslim Life Fest, Balangan Islamic Festival, Pawai Takbir Batam, serta Batam Wonderfood & Art Ramadhan.

Pemerintah juga menyediakan laman Muslim Friendly Travel di situs Indonesia.travel untuk memudahkan wisatawan mengakses informasi mengenai destinasi, kalender kegiatan, lokasi tempat ibadah, serta paket perjalanan ramah Muslim.

Berdasarkan Mastercard Crescent Rating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026, Indonesia sukses menduduki peringkat kedua destinasi ramah Muslim terbaik di dunia dengan skor 79, sejajar dengan Arab Saudi dan Turki. 

Pencapaian ini mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan Muslim global, hanya terpaut tipis di bawah Malaysia yang memimpin dengan skor 83.

GMTI sendiri merupakan indeks yang mengukur daya saing destinasi wisata bagi wisatawan Muslim melalui kerangka penilaian ACES (Access, Communication, Environment, and Services). Penilaian ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kemudahan akses, layanan ramah Muslim, komunikasi, hingga dukungan lingkungan bagi kebutuhan wisatawan.

Terkini