Fenomena Gen Z Ajak Orang Tua saat Interview Kerja dan Nego Gaji

Jumat, 19 Juni 2026 | 02:21:32 WIB
Fenomena Gen Z Ajak Orang Tua saat Interview Kerja.

JAKARTA — Tren baru muncul di pasar kerja tahun 2026, di mana keterlibatan orang tua dalam perjalanan karier Gen Z menjadi semakin intens.

Survei mengungkapkan bahwa 40% kandidat Gen Z kini didampingi orang tua saat menjalani wawancara kerja, bahkan sebagian di antaranya melibatkan orang tua dalam proses negosiasi gaji.

Fenomena ini tidak hanya sebatas membantu penyuntingan CV atau latihan wawancara, melainkan sudah masuk ke ranah operasional yang bersifat profesional.

Ketergantungan ini dipicu oleh berbagai faktor kompleks, mulai dari minimnya jaringan profesional akibat pandemi, isolasi sosial selama pembelajaran jarak jauh, hingga pergeseran budaya.

Banyak Gen Z merasa asing dan tegang saat harus menghadapi negosiasi tatap muka, sehingga menganggap orang tua sebagai pendukung strategis.

Meski demikian, banyak perekrut menilai praktik ini sebagai red flag atau tanda bahwa kandidat belum siap untuk mandiri dalam lingkungan profesional.

Kandidat yang terlalu bergantung pada bantuan langsung orang tua dikhawatirkan memiliki hambatan dalam pengembangan kepemimpinan dan kepercayaan diri di masa depan.

Sebagai alternatif yang lebih profesional, banyak Gen Z kini mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT untuk simulasi wawancara dan melatih komunikasi.

Pendekatan ini memungkinkan mereka mendapatkan dukungan tanpa harus mengorbankan independensi di depan calon atasan.

Pada akhirnya, kemandirian tetap menjadi kualitas yang paling dicari oleh perusahaan di tengah pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.

Terkini