IHSG Menguat di Tengah Sikap "Wait and See" Pasar Terhadap Suku Bunga

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:18:32 WIB
IHSG.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu bergerak menguat, meski pelaku pasar masih bersikap wait and see terhadap arah kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan bank sentral Amerika Serikat, The Fed. 

IHSG dibuka naik 66,99 poin atau 1,07 persen ke level 6.321,96, diikuti oleh indeks LQ45 yang juga menguat 5,46 poin atau 0,87 persen ke posisi 630,14.

"Kiwoom Research sarankan sebaiknya tunggu break out level penting 6.300 sebelum memutuskan average up. Ingat bahwa kami masih ada beberapa event penting di pekan ini yang berpotensi timbulkan goncangan pasar (RDG BI, serta keputusan MSCI dan FTSE Russell),” ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, dalam kajiannya di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Sentimen pasar global terpantau konstruktif, namun investor cenderung lebih defensif. 

Survei Global Fund Manager Bank of America menunjukkan penurunan eksposur pada saham teknologi global dari 33 persen menjadi 26 persen, dengan alokasi yang beralih ke sektor perbankan, material, dan pasar Jepang.

Di sisi lain, harga minyak global kembali anjlok seiring rencana pembukaan Selat Hormuz pasca penandatanganan kesepakatan antara AS dan Iran. 

Dari domestik, investor menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada Kamis (18/6/2026) yang diprediksi menaikkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen, serta rebalancing indeks FTSE dan MSCI pada Jumat (19/6/2026).

Pemerintah juga berencana menerbitkan Panda Bonds guna memperkuat nilai tukar rupiah dan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. 

Sementara itu, Bank Dunia tetap memberikan pandangan positif terhadap ekonomi Indonesia dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 5,0 persen untuk 2026, yang didorong oleh konsumsi domestik serta investasi yang kuat.

Secara global, bursa saham Eropa kompak menguat pada perdagangan Selasa (16/6/2026), sedangkan bursa Wall Street AS menunjukkan pergerakan variatif dengan pelemahan pada indeks Nasdaq dan S&P 500. 

Di Asia, indeks Nikkei dan Strait Times dibuka menguat, sementara indeks Shanghai dan Hang Seng cenderung melemah.

Apakah Anda memerlukan analisis lebih lanjut mengenai potensi dampak kenaikan BI Rate terhadap performa sektor perbankan di IHSG?

Terkini