Rusia Tawarkan Kuliah Gratis Bagi Mahasiswa Indonesia

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:25:32 WIB
Pemerintah Rusia Buka Peluang Kuliah Gratis untuk Pelajar RI [FOTO : NET].

Jakarta - Federasi Rusia menyediakan kesempatan kuliah tanpa biaya bagi para mahasiswa dari Indonesia lewat bermacam skema yang ada.

"Rusia menawarkan peluang yang luas bagi warga negara asing untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi secara gratis, dan kesempatan ini dimanfaatkan secara aktif oleh para mahasiswa," kata Wakil Menteri Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia Andrey Omelchuk dalam keterangan di Jakarta, Selasa [FOTO : NET]..

Andrey menyampaikan bahwa mahasiswa bisa menentukan pilihan untuk menuntut ilmu menggunakan biaya mandiri ataupun secara gratis, yang mana proses registrasi mahasiswa di kampus-kampus Rusia diawali pada bulan Juni.

Untuk melakukan pendaftaran, menurut dia, para calon mahasiswa harus menentukan universitas yang dituju lalu mengirimkan berkas dokumen lewat situs web universitas, panitia pendaftaran mahasiswa di kampus (apabila tersedia), platform Ru.ID, atau langsung lewat panitia pendaftaran universitas jika berkunjung ke kampus secara langsung.

Andrey menerangkan bahwa peluang kuliah gratis tersebut dibuka lewat dua jalur. Pertama, lewat kuota yang disediakan oleh Pemerintah Federasi Rusia. 

Kedua, dengan cara menjadi juara atau meraih posisi runner-up pada ajang olimpiade yang diadakan oleh universitas Rusia ataupun olimpiade internasional.

"Tahun lalu kami meluncurkan program hibah baru untuk mendukung para calon mahasiswa berbakat. Para pemenang dan peraih posisi runner-up dalam Olimpiade Internasional Open Doors mendapatkan paket dukungan yang lebih luas, yang mencakup tidak hanya pembebasan biaya kuliah dan beasiswa, tetapi juga biaya perjalanan, akomodasi, serta asuransi kesehatan," ujarnya.

Andrey membeberkan bahwa saat ini ada kurang lebih 400.000 mahasiswa asing yang tengah menempuh pendidikan di Rusia, yang mana seputar 500 orang di antaranya ialah mahasiswa asal Indonesia.

Sementara itu, jurusan studi yang paling banyak dipilih oleh mahasiswa Indonesia di Rusia mencakup hubungan internasional, manajemen, kedokteran, serta minyak dan gas. 

Di samping itu, sebagian mahasiswa Indonesia pun mengambil program studi pada sektor teknis, seperti ilmu komputer, matematika, teknologi informasi, beserta beragam bidang keilmuan lainnya.

Bermacam benefit yang bisa didapatkan oleh mahasiswa di Rusia yaitu kesempatan untuk berkarier di lebih dari 180 negara, sekaligus ijazah yang sudah disetarakan, yang artinya ijazah kelulusan Rusia bisa diakui secara legal di Indonesia tanpa mesti melewati proses verifikasi tambahan yang berbelit-belit.

"Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia berupaya memastikan mahasiswa berbakat dari luar negeri dapat sepenuhnya fokus pada studi mereka dan merasa senyaman mungkin selama berada di negara kami," ucap Andrey Omelchuk.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memperkokoh kerja sama pada sektor pendidikan tinggi bersama Federasi Rusia.

Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak akan mendukung pertukaran mahasiswa, pengajar, serta periset, mengadakan program penelitian bersama, mengakomodasi beasiswa hingga mengampanyekan pembelajaran bahasa serta kebudayaan masing-masing negara.

"Saya percaya bahwa pendidikan tinggi harus menjadi jembatan peradaban. Harapannya, kolaborasi ini akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda kedua negara untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik," ucap Brian Yuliarto.

Terkini