LOS ANGELES - Tim nasional Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dalam laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles, Senin (15/6/2026).
Pertandingan ini berlangsung di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran, yang berdampak langsung pada persiapan tim.
Akibat ketegangan tersebut, Iran sempat memindahkan base camp ke Tijuana, Meksiko, serta menghadapi kendala visa bagi 15 anggota federasinya.
Atmosfer panas bahkan terasa saat upacara pembukaan, di mana bendera Iran mendapat respons negatif dari sebagian penonton.
Di balik tekanan non-teknis, kedua tim membawa misi sejarah masing-masing. Iran, yang tampil untuk ketujuh kalinya di Piala Dunia, bertekad menembus babak gugur untuk pertama kalinya.
Meski memiliki rekam jejak cukup baik dengan raihan kemenangan di fase grup pada dua edisi terakhir (2018 dan 2022), Iran belum pernah lolos ke 16 besar.
Sementara itu, Selandia Baru tampil di putaran final untuk pertama kalinya sejak 2010.
Skuad asuhan Darren Bazeley ini memiliki ambisi besar untuk mencatatkan kemenangan perdana mereka di sejarah Piala Dunia.
Harapan tim berjuluk All Whites ini banyak bergantung pada sang kapten, Chris Wood, yang tampil impresif selama babak kualifikasi.
Laga ini menjadi pertemuan perdana antara kedua tim di ajang Piala Dunia.
Iran saat ini berada di bawah asuhan pelatih Amir Ghalenoei, sementara Selandia Baru hadir dengan semangat untuk mengulang kejutan tak terkalahkan seperti yang mereka torehkan di Afrika Selatan 2010 silam.