Tak Lolos Negeri, Siswa Swasta di Batam Bisa Dapat Subsidi SPP

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:27:01 WIB
Siswa kurang mampu di Batam yang tidak tertampung di SD-SMP negeri dan masuk sekolah swasta bisa mendapat subsidi SPP dari APBD [FOTO : NET].

JAKARTA - Pelajar dari keluarga prasejahtera di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang tidak lolos seleksi masuk SD-SMP negeri dan pada akhirnya menempuh pendidikan di sekolah swasta berkesempatan memperoleh bantuan subsidi biaya pendidikan. 

Langkah ini diambil lantaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam telah mengalokasikan anggaran subsidi SPP tersebut melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Kota Batam, Yusal memaparkan, murid SD bakal mengantongi Rp 300.000 per bulan, sedangkan murid SMP menerima Rp 400.000 per bulan.

"Anggarannya sudah kami siapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat yang tidak tertampung di sekolah negeri," ujarnya, Minggu (14/6/2026), dilansir dari Antara.

Syarat Memperoleh Subsidi SPP

Yusal menerangkan, tidak seluruh pelajar yang mengenyam pendidikan di SD-SMP swasta bakal otomatis mengantongi dana subsidi biaya sekolah tersebut.

Ada sejumlah regulasi serta kriteria spesifik yang wajib dipenuhi oleh para siswa supaya pendistribusian dana bantuan ini betul-betul efektif dan tepat sasaran menyasar keluarga yang memerlukan. Di bawah ini merupakan ketentuan utamanya:

Calon penerima wajib tercatat telah mendaftar ke sekolah negeri lewat Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tetapi tidak lolos, lalu dipindahkan ke sekolah swasta.

Pelajar berasal dari kalangan keluarga kurang mampu yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada klasifikasi desil 1-5.

Yusal melanjutkan, status dari penerima stimulus dana ini bisa bergeser selaras dengan pemutakhiran data DTSEN.

"Kalau sebelumnya desil 5 lalu berubah menjadi desil 6 setelah pembaruan data, maka tidak berhak lagi menerima bantuan. Namun jika ada yang sebelumnya desil 6 kemudian masuk desil 5, sekolah bisa mengusulkan untuk menerima bantuan. Pihak sekolah yang bisa mengusulkan kepada Disdik," terangnya.

Mekanisme Pengajuan

Yusal mengimbuhkan, proses permohonan usulan insentif biaya pendidikan ini diproses oleh masing-masing instansi sekolah. Selepas itu, Disdik Batam bakal melangsungkan tahapan verifikasi berkas pengajuan sebelum akhirnya disahkan sebagai pihak penerima manfaat.

Dipaparkan oleh Yusal, agenda subsidi ini sudah digulirkan semenjak tahun ajaran lampau dan saat ini tengah menapaki tahun kedua dalam penerapannya.

"Dari sisi jumlah penerima terus meningkat. Saat ini sudah lebih dari 500 siswa SD dan sekitar 200 siswa SMP yang menerima bantuan subsidi SPP," tukasnya.

Terkini