Panduan 9 Adab Membaca Al-Quran yang Baik dan Benar

Kamis, 11 Juni 2026 | 06:39:01 WIB
Ilustrasi - Membaca Al-Quran. (Foto: NET)

JAKARTA - Membaca Al-Quran merupakan ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Mengingat Al-Quran adalah firman Allah SWT, umat Muslim dianjurkan untuk memperhatikan tata krama dan etika saat membacanya supaya ibadah tersebut lebih bernilai serta mendatangkan keberkahan. 

Mulai dari menjaga kesucian diri, memahami tajwid, hingga membaca dengan penuh kekhusyukan, semua hal tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap kitab suci. 

Dengan memahami adab ini, seorang Muslim tidak hanya mendapatkan pahala dari setiap huruf yang dilafalkan, tetapi juga dapat mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Berikut adalah 9 adab yang dianjurkan dalam Islam saat membaca Al-Quran agar ibadah terasa lebih khusyuk:

Membaguskan Suara Melantunkan Al-Quran dengan suara yang baik dan jelas merupakan anjuran Rasulullah SAW. 

Beliau bersabda: “Perindahlah bacaan Al-Quran dengan suaramu.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dan Al-Hakim). Anjuran ini tidak mengharuskan seseorang memiliki suara merdu, melainkan menekankan pada pelafalan yang jelas, ketepatan makhraj, dan penerapan kaidah tajwid. Oleh karena itu, tidak perlu memaksakan suara secara berlebihan di luar kemampuan.

Membersihkan Mulut Sebelum melantunkan ayat suci, disunnahkan untuk membersihkan mulut terlebih dahulu karena menjadi tempat keluarnya huruf-huruf Al-Quran. Hal ini bisa dilakukan dengan menggosok gigi atau berkumur. Mulut yang bersih akan membuat bacaan lebih nyaman dan membantu meningkatkan kekhusyukan.

Bersuci Menjaga kesucian diri adalah adab krusial. Selain mengenakan pakaian bersih, umat Islam dianjurkan untuk berwudhu sebelum membaca sebagai bentuk penghormatan kepada firman Allah SWT. Kebiasaan ini sebaiknya diajarkan kepada anak-anak sejak dini.

Duduk Menghadap Kiblat Membaca Al-Quran sebaiknya dilakukan dalam posisi yang tenang dengan menghadap kiblat. Mengingat kegiatan ini termasuk ibadah, menghadap kiblat merupakan bentuk pengagungan terhadap firman Allah SWT.

Menggunakan Tangan Kanan Saat mengambil atau memegang mushaf, gunakanlah tangan kanan. Hal ini mengikuti kebiasaan Rasulullah SAW yang mendahulukan tangan kanan dalam berbagai aktivitas baik, sebagai wujud penghormatan terhadap kitab suci.

Memperhatikan Tajwid Tajwid adalah elemen vital. Karena bahasa Arab memiliki struktur pelafalan yang rinci, kesalahan kecil bisa mengubah makna. Oleh karena itu, bacalah Al-Quran dengan memperhatikan hukum tajwid, makhraj, serta panjang pendek bacaan sesuai ketentuan agar sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Membaca Ta'awudz Sebelum memulai, dianjurkan membaca ta'awudz sebagai permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari godaan setan. Meski hukumnya sunnah, ini merupakan bagian penting untuk menghadirkan ketenangan. Biasanya ta'awudz dibaca sebelum bismillah.

Membaca Bismillah Setelah ta'awudz, sunnah untuk membaca "Bismillahirrahmanirrahim" saat memulai surat, kecuali pada surat At-Taubah. Jika mulai membaca dari pertengahan surat, cukup gunakan ta'awudz saja.

Membaca dengan Khusyuk Kekhusyukan adalah adab utama. Membaca dengan hati yang fokus dan penuh penghayatan membantu seseorang memahami makna ayat. Disarankan untuk memilih tempat yang tenang agar tidak terganggu dan bisa lebih merasakan hikmah dalam setiap ayat.

Terkini