Strategi MIND ID Kelola Lahan Pascatambang untuk Energi Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:33:02 WIB
Grup MIND ID. (Sumber : NET)

JAKARTA - Perusahaan-perusahaan BUMN sektor pertambangan di bawah naungan MIND ID secara konsisten meningkatkan upaya reklamasi lahan pascatambang. 

Langkah ini tidak lagi sekadar pemenuhan kewajiban lingkungan, melainkan turut menciptakan nilai tambah di sektor sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi operasional. 

Pelaksanaan kegiatan tambang yang selaras dengan pelestarian lingkungan diwujudkan lewat berbagai program, mulai dari restorasi lahan, rehabilitasi ekosistem, konservasi keanekaragaman hayati, hingga pengembangan tanaman energi.

"Reklamasi dan pemulihan lingkungan kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari praktik pertambangan berkelanjutan," tulis keterangan resmi manajemen MIND ID, Rabu (10/6/2026).

Grup MIND ID meliputi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Freeport Indonesia, PT Timah Tbk, serta PT Vale Indonesia Tbk.

Di tubuh Antam, reklamasi difungsikan sebagai instrumen untuk memulihkan fungsi ekologis kawasan pascatambang secara berkesinambungan. Perusahaan melakukan penataan lahan, pengendalian erosi dan sedimentasi, penanaman kembali dengan spesies lokal, serta pemantauan kualitas lingkungan secara rutin. 

Antam juga mengintegrasikan program konservasi biodiversitas, mencakup pemantauan flora dan fauna, rehabilitasi ekosistem sungai, serta perlindungan area bernilai konservasi tinggi di sekitar wilayah operasional. 

Sampai tahun 2025, perusahaan tercatat telah menanam lebih dari 195.000 pohon di area pascatambang dan lokasi rehabilitasi lainnya.

Sementara itu, PTBA memanfaatkan lahan hasil reklamasi untuk pengembangan tanaman kaliandra merah yang menjadi bahan baku wood pellet untuk program co-firing PLTU. 

Program ini selain mempercepat penghijauan lahan bekas tambang, juga membantu pengurangan emisi karbon melalui substitusi sebagian penggunaan batu bara dengan biomassa. 

Hingga 2025, PTBA bekerja sama dengan mitra akademik telah menanam lebih dari 240.000 batang kaliandra merah di lahan seluas 26,47 hektar.

Di sektor pengelolaan keanekaragaman hayati, Freeport Indonesia menjadikan biodiversitas sebagai fokus utama strategi keberlanjutan perusahaan. 

Berbagai sistem pengelolaan lingkungan diterapkan guna meminimalisasi dampak operasional pada ekosistem, termasuk pengelolaan tailing sesuai standar internasional dan pemantauan lingkungan berkelanjutan. 

Perusahaan juga melakukan penilaian kondisi alam melalui tahap identifikasi lokasi, evaluasi, asesmen, serta penyusunan langkah mitigasi sebagai wujud perlindungan biodiversitas di wilayah operasional.

Selanjutnya, PT Timah memperluas jangkauan reklamasi dengan melakukan revegetasi lahan pascatambang serta rehabilitasi ekosistem pesisir dan laut. 

Perusahaan membangun terumbu karang buatan, menanam mangrove, dan melakukan restocking kepiting untuk memulihkan ekosistem perairan yang terdampak aktivitas pertambangan. 

"Pada 2025, perusahaan mencatat realisasi 100 persen target perawatan reklamasi dan rehabilitasi lingkungan yang telah ditetapkan," tulis Manajemen MIND ID.

Di sisi lain, PT Vale Indonesia Tbk menjalankan pemulihan lahan melalui revegetasi, pengelolaan biodiversitas, serta rehabilitasi kawasan terdampak operasi tambang. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan area yang telah ditambang dapat kembali memiliki fungsi ekologis serta mendukung keseimbangan lingkungan di sekitar wilayah operasi.

Melalui beragam program tersebut, reklamasi yang dijalankan di lingkup Grup MIND ID diyakini telah berkembang melampaui sekadar aktivitas penanaman vegetasi. 

Pemulihan kawasan kini dilakukan secara lebih komprehensif, mengintegrasikan aspek konservasi biodiversitas, rehabilitasi daratan maupun perairan, hingga pengembangan tanaman energi yang mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

"Dengan pendekatan tersebut, perusahaan-perusahaan anggota Grup MIND ID membuktikan bahwa kegiatan pertambangan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang," tulis MIND ID.

Terkini