Prabowo ke HIPMI: Abaikan Pihak Nyinyir, Fokus Bangun Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 | 22:52:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto [SUMBER : NET]

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengimbau Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) agar tidak memedulikan pihak-pihak yang "nyinyir" serta tetap berkonsentrasi membangun kemajuan Indonesia.

Arahan ini disampaikan Presiden saat membuka Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung, Rabu (10/6/2026).

Melalui siaran daring yang dipantau dari Jakarta, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia memerlukan sosok pengusaha yang militan dan pantang menyerah.

"Kami harus bersatu, gotong royong, kalau ada yang menghasut, memecah belah, yakinlah dia bekerja untuk orang lain, bukan untuk orang Indonesia, yang nyinyir," ujar Presiden.

Prabowo menekankan peribahasa anjing menggonggong kafilah berlalu sebagai penegasan bahwa Indonesia akan terus melaju di jalur yang tepat tanpa menghiraukan komentar miring.

"Kami akan menuju kemenangan dan kehebatan saudara-saudara sekalian. Dulu waktu pejuang-pejuang kami, waktu mereka mengatakan merdeka banyak juga yang nyinyir," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut menekankan bahwa nasionalisme merupakan fondasi krusial bagi pertumbuhan ekonomi bangsa.

 Ia mengajak para pengusaha muda untuk menyadari bahwa kemajuan ekonomi lahir dari semangat nasionalisme yang tangguh.

Presiden Prabowo menukil pemikiran sosiolog dan sejarawan Liah Greenfeld dalam karya The Spirit of Capitalism: Nationalism and Economic Growth. Menurutnya, para pemikir rujukan kapitalisme modern pun mengakui nasionalisme sebagai pendorong utama ekonomi.

"Yang saya ambil kalimat terakhir, ‘The sustained growth characteristic of modern economy’ karakteristik tidak maju, tidak berkembang dengan sendirinya. Pembangunan, pertumbuhan distimulasi dan dipertahankan oleh nasionalisme," tutur Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa sejarah berbagai negara membuktikan keterkaitan erat antara nasionalisme dan kemajuan ekonomi. 

Menurutnya, kebangkitan bangsa-bangsa besar dunia mustahil terlepas dari semangat kebangsaan yang dijaga dengan baik.

Terkini