Prabowo Tegaskan Tak Boleh Ada Korupsi di Sektor Kesehatan

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:07:31 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak boleh ada tindakan penyelewengan maupun korupsi di sektor kesehatan, terutama dalam pengelolaan fasilitas kesehatan untuk masyarakat.

"Saya juga pesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi dalam pelayanan kepada rakyat," kata Presiden Prabowo saat meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Rabu, yang dikutip dari siaran Sekretariat Presiden di Jakarta.

Presiden menegaskan bahwa seluruh jajaran manajemen rumah sakit daerah wajib menjalankan tata kelola instansi yang profesional serta transparan.

Menurut Prabowo, institusi medis milik pemerintah daerah harus mengutamakan orientasi pelayanan yang optimal demi kepentingan masyarakat luas.

Fasilitas kesehatan yang telah dibangun oleh negara juga dituntut untuk senantiasa memelihara kebersihan lingkungan operasional demi kenyamanan para pasien.

"Rakyat, masyarakat harus merasakan manfaat nyata dari kehadiran rumah sakit ini," kata Presiden.

Presiden berharap agar RSUD KH Muhammad Thohir mampu bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan yang memuaskan bagi seluruh elemen masyarakat di Pesisir Barat.

Prinsip transparansi ini sangat penting agar setiap anggaran kesehatan yang dikucurkan pemerintah benar-benar memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

Langkah pengawasan ketat akan terus diterapkan oleh pemerintah pusat guna memastikan fasilitas kesehatan di daerah terbebas dari praktik penyimpangan dana.

Presiden Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir sebagai upaya untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah.

Dalam peresmian tersebut, Presiden menyampaikan harapannya agar keberadaan rumah sakit itu dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Terkini