CISEM II Resmi Beroperasi, PGN Perkuat Integrasi Jaringan Gas

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:49:02 WIB
PGN selaku Subholding Gas Pertamina.

jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkolaborasi dengan anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas), guna memperkokoh basis bisnis serta prasarana energi nasional lewat agenda Commissioning Metering System Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon–Semarang II (CISEM II).

 Capaian ini menegaskan kesiapan operasional secara menyeluruh dari proyek strategis nasional (PSN) tersebut dalam mengaitkan jaringan gas bumi mulai dari Jawa Timur sampai Jawa Barat.

Bersama Kementerian ESDM, PGN dan Pertagas melangsungkan seremonial commissioning metering KHT sekaligus integrasi sistem transmisi gas CISEM II dengan sistem transmisi Jawa Barat di Kandang Haur Timur (KHT), Sabtu (6/6/2026). 

Agenda ini memegang andil krusial dalam mempererat konektivitas jaringan gas bumi nasional, terkhusus demi menyokong perpaduan sistem transmisi dari wilayah Jawa Timur hingga Jawa Barat.

Instalasi pipa CISEM II dinilai sangat strategis untuk mendongkrak keandalan penyaluran gas bumi, mengokohkan ketahanan energi domestik, sekaligus mengawal pertumbuhan industri dan ekonomi nasional secara berkesinambungan.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, Kepala Biro Keuangan Kementerian ESDM Ari Gemini, Inspektur IV Kementerian ESDM Bambang Utoro, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Agung Kuswardono, Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham, Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring, Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS), serta perwakilan KSO Timas–Pratiwi selaku mitra kontraktor pelaksana pembangunan CISEM II.

Pipa CISEM II yang membentang sepanjang 242 kilometer ini terintegrasi langsung dengan pipa CISEM I yang lebih dahulu beroperasi dari wilayah Semarang sampai Batang.

 Fase commissioning utama CISEM II di Kandang Haur pun telah sukses dituntaskan pada Jumat (5/6/2026). 

Seluruh tingkatan pengujian sarana serta flow test diaplikasikan untuk menguji kinerja sistem yang prima sebagai bagian dari proses pembuktian kesiapan operasional penuh CISEM II hingga tersambung dengan sarana operasi eksisting kepunyaan Pertagas.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengutarakan bahwa commissioning CISEM II menjadi sebuah capaian yang krusial dalam pembangunan prasarana energi nasional.

"Setelah keberhasilan CISEM I, hari ini kami menyaksikan commissioning CISEM II yang melengkapi keterhubungan jaringan pipa gas bumi di Pulau Jawa. Infrastruktur ini memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan gas ke berbagai wilayah dan sector pengguna. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek strategis ini dapat diselesaikan dan dioperasikan dengan baik," ujar Laode.

Di dalam pengerjaan proyek ini, Pertagas secara resmi dipilih oleh Kementerian ESDM sebagai operator CISEM II lewat mekanisme seleksi mitra yang diselenggarakan oleh LEMIGAS pada April 2026, meneruskan andil serupa selaku operator Pipa CISEM I semenjak tahun 2023.

PGN Group memberikan sokongan penuh terhadap rangkaian proses commissioning beserta urusan teknis operasional, meliputi tahapan line check, pembukaan katup (valve), pemantauan tekanan, pengujian dynamic test stream metering, sampai pembuktian kesiapan sistem pada Metering Station KHT.

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, mengemukakan bahwa kesuksesan agenda commissioning CISEM II memperlihatkan komitmen kuat PGN Group dalam mengawal keberlanjutan bisnis gas bumi nasional lewat penguatan prasarana serta optimalisasi pemanfaatan energi dalam negeri. 

Keberhasilan ini dipandang sebagai buah dari sinergi segenap pemangku kepentingan dalam menyokong maksimalisasi pemanfaatan gas bumi domestik.

"Commissioning Metering System di Kandang Haur Timur menjadi bagian penting menuju optimalisasi pemanfaatan infrastruktur CISEM II secara penuh, sehingga dapat memberikan fleksibilitas dan keandalan yang lebih baik bagi sistem transmisi gas bumi nasional," kata Aldiansyah.

Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, mengonfirmasi kesiapan operasional secara total dari sistem CISEM II.

"Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem CISEM II siap dioperasikan dan menjadi bagian penting dari jaringan transmisi gas bumi nasional yang kini terhubung dari Jawa Timur hingga Jawa Barat. Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, serta personel yang tersebar dari Jawa Timur hingga Jawa Barat untuk memastikan pengoperasian infrastruktur ini berjalan secara aman, andal, dan optimal," ujar Indra.

Kemitraan antara PGN, Pertagas, Direktorat Jenderal Migas, LEMIGAS, beserta segenap pemangku kepentingan menjadi faktor kunci keberhasilan dalam mengatasi bermacam hambatan teknis maupun operasional sepanjang jalannya proses commissioning.

Keberhasilan pengerjaan prasarana transmisi gas layaknya CISEM II ini memperlihatkan kecakapan PGN Group dalam memperkokoh fundamental bisnis jangka panjang lewat perluasan aset strategis yang menyokong naiknya permintaan gas domestik. 

Pemantapan prasarana energi nasional ini sekaligus berperan sebagai indikator yang positif bagi keberlangsungan bisnis PGN Group di tengah pergerakan energi global. 

Berbekal sokongan prasarana yang kian andal serta terpadu, PGN percaya diri mampu konsisten menjaga tren pertumbuhan kinerja operasional sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan untuk pemegang saham maupun investor.

Terkini