Kelme Menguat Jadi Apparel Timnas Indonesia, PSSI Masih Tunggu Hasil Tender

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:54:32 WIB
Kelme Menguat Jadi Apparel Timnas Indonesia, PSSI Masih Tunggu Hasil Tender

JAKARTA - Isu pergantian apparel Timnas Indonesia kembali mengemuka seiring berakhirnya kontrak kerja sama yang lama. 

Nama Kelme mendadak ramai diperbincangkan publik sebagai kandidat kuat penyedia perlengkapan baru skuad Garuda.

Kabar tersebut menyebar luas di tengah antusiasme penggemar yang menanti wajah baru Timnas Indonesia pada periode mendatang. Namun, hingga kini PSSI belum memberikan kepastian resmi.

Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi, terutama karena Kelme sudah lebih dulu hadir di sepak bola nasional melalui sejumlah klub besar.

Di tengah rumor yang berkembang, pihak PSSI memilih bersikap hati-hati dan meminta publik bersabar menunggu keputusan final.

Respons PSSI soal rumor yang beredar

Menanggapi isu tersebut, Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, akhirnya buka suara. Ia tidak membantah maupun membenarkan kabar Kelme menjadi apparel Timnas Indonesia.

Marsal menegaskan bahwa seluruh proses masih berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan federasi melalui jalur tender resmi.

"Nanti ditunggu pengumuman hasil tendernya ya," ujar Marsal kepada Bola.com pada Selasa (13/1/2026).

Pernyataan itu menegaskan bahwa PSSI belum mengambil keputusan akhir dan seluruh peserta tender masih memiliki peluang yang sama.

Isyarat pengumuman dalam waktu dekat

Meski belum mengungkap hasilnya, Marsal memberikan sinyal bahwa publik tidak perlu menunggu terlalu lama. PSSI disebut akan segera mengumumkan apparel resmi Timnas Indonesia.

Pertanyaan soal kapan pengumuman dilakukan pun dijawab singkat oleh Marsal dengan nada optimistis.

"Insyaallah segera," ucapnya.

Jawaban tersebut memperkuat dugaan bahwa proses evaluasi sudah memasuki tahap akhir dan keputusan hanya tinggal menunggu waktu.

Profil Kelme dan jejak di Indonesia

Kelme bukan nama asing di dunia olahraga. Merek apparel asal Spanyol ini berdiri pada 1963 di Elche dan dikenal luas dengan logo tapak kaki atau paw yang khas.

Dalam beberapa tahun terakhir, Kelme cukup agresif memperluas pasar di Asia, termasuk Indonesia. Sejak awal musim ini, Kelme resmi menjadi penyedia apparel Persib Bandung.

Kerja sama dengan Persib Bandung berdurasi tiga tahun, sekaligus menandai langkah serius Kelme menguatkan eksistensinya di sepak bola nasional.

Sebelumnya, perusahaan dengan nama New Millennium Sports, S.L. itu juga sempat mengekspansi Liga Indonesia pada musim-musim terdahulu.

Keterlibatan luas di klub-klub nasional

Tak hanya Persib Bandung, Kelme saat ini menjadi apparel untuk sebelas klub Indonesia dari berbagai level kompetisi.

Daftar tersebut mencakup PSM Makassar, Persiraja Banda Aceh, PSPS Riau, Martapura FC, Madura FC, PSIM Yogyakarta, Persik Kendal, Cilegon United, Perserang Serang, Semeru FC Lumajang, dan Blitar United.

Kehadiran di banyak klub ini memperlihatkan jaringan distribusi Kelme yang sudah terbentuk dengan baik di Indonesia.

Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat nama Kelme kerap disebut sebagai kandidat kuat apparel Timnas Indonesia.

Rekam jejak di level internasional

Di luar Indonesia, Kelme juga memiliki pengalaman panjang bekerja sama dengan berbagai tim nasional dunia.

Beberapa di antaranya adalah Timnas Bosnia dan Herzegovina, Curacao, Dominica, Yordania, Lebanon, Mongolia, Nepal, Palestina, hingga Turkmenistan.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Kelme terbiasa menangani kebutuhan apparel tim nasional dengan karakter dan budaya sepak bola berbeda.

Rekam jejak ini pula yang membuat rumor keterlibatan Kelme bersama Timnas Indonesia terasa masuk akal bagi sebagian pengamat.

Akhir kontrak Erspo dan proses tender

Sementara itu, kontrak PSSI dengan Erspo yang dimulai pada 2024 dipastikan akan berakhir pada awal tahun ini.

Sebagai langkah lanjutan, PSSI telah membuka tender apparel Timnas Indonesia pada Juli 2025 untuk periode kerja sama 2026 hingga 2030.

Tender tersebut diikuti oleh tujuh jenama, yakni Adidas, Puma, Kelme, Warrix, Erspo, Masagi, dan Riors.

Proses seleksi dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kualitas, nilai kerja sama, serta visi jangka panjang bagi Timnas Indonesia.

Menanti keputusan resmi federasi

Hingga pengumuman resmi dirilis, seluruh spekulasi masih sebatas rumor. PSSI menegaskan bahwa keputusan hanya akan diumumkan melalui kanal resmi federasi.

Publik kini tinggal menunggu apakah Kelme benar-benar akan menjadi wajah baru apparel Timnas Indonesia atau justru merek lain yang terpilih.

Apa pun hasilnya, pergantian apparel ini diharapkan mampu mendukung performa Timnas Indonesia di era baru.

Dengan antusiasme suporter yang terus meningkat, keputusan PSSI soal apparel akan menjadi salah satu sorotan utama sepak bola nasional awal tahun ini.

Terkini