JAKARTA - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menekankan bahwa kemajuan sebuah negara tidak lepas dari kekuatan sistem pendidikannya.
Menurut Ace, memperkuat fondasi pendidikan adalah langkah utama menuju bangsa maju.
Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 2025 di Kantor Lemhannas, Jakarta, Kamis. Seminar ini mengangkat tema “Transformasi Sistem Pendidikan Nasional dalam Mewujudkan SDM Unggul”.
Inspirasi Studi Strategis Luar Negeri
Ace menambahkan bahwa tema seminar ini lahir dari studi strategis yang dilakukan Lemhannas, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk Singapura, Vietnam, dan Tiongkok. Hasil studi ini menjadi dasar untuk merumuskan rekomendasi transformasi sistem pendidikan nasional.
“Dari hasil proses pendidikan tersebut, kami mengambil tema tentang transformasi sistem pendidikan nasional untuk mendorong ekosistem pembangunan SDM unggul di Indonesia agar dapat memperkuat ketahanan nasional dan daya saing bangsa,” jelas Ace.
Dukungan Terhadap Visi Presiden
Selain menjadi forum strategis, seminar ini juga mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagaimana tercantum dalam Astacita.
Ace menekankan bahwa program-program Presiden, seperti Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, dan penguatan perguruan tinggi berbasis STEM, merupakan langkah konkret yang terukur.
“Kita tahu Bapak Presiden telah menitikberatkan peningkatan kualitas SDM sebagai salah satu Astacitanya, dengan program-program yang sangat terukur seperti Sekolah Garuda, Sekolah Rakyat, dan penguatan perguruan tinggi berbasis STEM, Science, Technology, Engineering, dan Mathematics,” ujar Ace.
Pemanfaatan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas
Ace menekankan bahwa program-program tersebut juga strategis untuk memanfaatkan bonus demografi Indonesia, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Peningkatan kualitas SDM dinilai sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan global dan persaingan ekonomi.
Seminar ini pun menjadi ajang bagi Lemhannas untuk memberikan masukan konkret terkait penguatan sistem pendidikan nasional. Dengan membangun SDM unggul, Indonesia diharapkan mampu memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan daya saing di kancah global.
Momentum Strategis bagi Lemhannas
“Ini momentum yang baik bagi Lemhannas Republik Indonesia untuk memberikan masukan-masukan strategis bagi upaya kita untuk terus memperkuat kualitas pendidikan nasional kita,” tutup Ace.
Melalui seminar ini, Lemhannas berharap setiap rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi pijakan bagi kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam menghadirkan SDM berkualitas yang menjadi fondasi kemajuan bangsa.
Transformasi sistem pendidikan kini bukan sekadar tujuan, tetapi kebutuhan strategis untuk memastikan Indonesia mampu bersaing di era globalisasi.